SILSILAH KELUARGA

Adalah baik menjunjung tinggi orang lain yang berpengaruh, seperti tokoh agama, ilmuwan, ataupun tokoh politik, namun alngkah naifnya jika tidak mampu menghargai leluhurnya. Seberapapun kelam masa lalu keluarga dan leluhur tidak akan pernah bisa melepaskan ikatan hubungan darah. Kita boleh beda keyakinan, beda padangan politik dengan saudara namun sekali lagi tetap tidak bisa memutuskan ikatan keluarga sedarah.

Entah bagaimana manusia tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan dan dengan mudahnya mengumbar kebencian. Pernahkah terfikirkan bahwa orang yang dibenci itu mungkin juga adalah masih saudara? Jika dengan sesama saja tidak bisa hidup dengan baik lalu dengan siapakah akan hidup? Jika setiap orang yang mempunyai pandangan berbeda dengan orang lain bisa dilenyapkan seketika semudah Thanos menjentikkan jarinya, maka bisa jadi semua umat manusia akan punah. Kepunahan itu bisa terjadi jika satu dengan yang lain saling membenci, dan kebencian itu diwariskan disebarluaskan semudah menyebarkan berita bohong di media sosial dengan dalih apapun, entah itu atas nama agama, kelompok atau apapun.

Tidak ada pilihan lain untuk bisa menerima perbedaan, menghargai pilihan orang, hidup dalam damai dengan sesama. Lebih dari itu untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan hubungan kekeluargaan kita diperhadapkan pada stuasi di mana kita sendiri tidak mengetahui siapa saudara kita ketika peradaban semakin mengglobal. Saudara-saudara kini tidak lagi tinggal di kampung yang sama dengan leluhurnya, sebagian mungkin merantau entah ke mana. Untuk itu perlu dari kita masing-masing agar mengerti silsilah keluarga. Saya dulu mencatat silsilah keluarga dengan buku, dan itu cukup merepotkan. Saat ini sudah banyak software maupun aplikasi yang dikembangkan untuk membuat silsilah keluarga baik secara on line maupun off line, dari yang berbayar sampai yang gratisan.

Nah untuk aplikasi yang gratisan saya menggunakan Quick Family Tree yang berbasis Android, aplikasi ini dapat diunduh di Google Playstore. Saya sudah mencoba berbagai aplikasi sejenis, namun kemudian saya uninstall aplikasi lainnya dan tetap menggunakan aplikasi ini dengan pertimbangan kemudahan dalam penggunaan, tampilan yang menarik, data diproses secara offline yang dilengkapi dengan fungsi export maupun import. Selain itu kita juga bisa membagikan tangkapan layar silsilah keluarga dengan tampilan foto dan nama yang menarik. Saya lebih suka pemrosesan data secara off line untuk meminimalisir kebocoran data pribadi.

Kekurangan dari aplikasi ini adalah belum ada fungsi penggabungan data. Pengguna diharuskan menggabungan data keluarga secara manual. Seanjutnya saya menemui kesulitan untuk melakukan import data, karena tidak ada tombol khusus untuk itu. Pengguna melakukan fungsi import melalui pintu belakang, yaitu fungsi share dari aplikasi yang lain misalnya File Manager. Sampai sejauh ini penembang hanya membuat palikasi berbasis Android, jadi belum bisa dilakukan pemrosesan data di komputer dengan basis Windows. Bukan merupakan kekurangan yang fatal, pilihan bahasa dalam aplikasi ini hanya tersedia bahasa Jepang dan Inggris, maklum aplikasi gratisan. Bagi pengguna yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris tidak akan menemui kesulitan untuk menggunakan aplikasi ini, namun bagi yang tidak biasa jangan berkecil hati karena saya sudah siapkan tutorial dalam Bahasa Indonesia yang bisa langsung diunduh dengan klik di sini.

Tutorial saya buat ala kadarnya tidak ada maksud apapun selain sebagai upaya kerelaan hati untuk berbagi pengalaman. Saya sangat yakin aplikasi semacam ini akan sangat bermanfaat, bukan hanya karena hal teknis dan fungsinya tapi sebagai manifestasi kesadaran untuk berbagi dan berjejaring untuk kehidupan yang lebih baik. Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh Slamet Haryono (Ketua Dewan Pengawas Yayasan Labda Radmila Agrapana).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *